Selasa, 14 Juli 2026

Dekranasda dan Bank Indonesia Kolaborasi, Kembangkan Wastra Sulawesi Tengah

Dekranasda
Dekranasda dan Bank Indonesia Kolaborasi, Kembangkan Wastra Sulawesi Tengah. Foto : Pemprov Sulteng

PALU, inLensa.id – Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan, membuka kegiatan Pendampingan dan Pelatihan UMKM Wastra dan Barista yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah di Swiss-Belhotel Silae Palu pada Senin (11/5/2026). Kegiatan ini juga dihadiri oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Miftachul Choiri.

Dalam sambutannya, Sry Nirwanti menegaskan pentingnya memperkuat kapasitas pelaku UMKM wastra di Sulawesi Tengah agar mampu bersaing di pasar regional maupun nasional. Ia menyebut pelatihan ini sebagai langkah nyata untuk mendorong promosi produk lokal sekaligus merayakan kekayaan budaya daerah melalui karya-karya wastra Nusantara.

Sry juga mengapresiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah atas komitmennya mendukung pengembangan UMKM kerajinan dan peningkatan kualitas wastra daerah. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara Bank Indonesia dan Dekranasda sangat penting dalam memperkuat ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap para pengrajin wastra Sulawesi Tengah semakin berkembang, semakin percaya diri memasarkan produknya, dan terus menjaga warisan budaya yang kita miliki,” ujar Sry Nirwanti.

Ia juga mengangkat perkembangan kain tenun Sulawesi Tengah yang kini semakin diminati. Menurutnya, wastra memiliki potensi besar dengan kekayaan motif, desain, dan nilai budaya yang khas. Sry mendorong generasi muda untuk lebih bangga mengenakan produk lokal dalam berbagai kesempatan, baik resmi maupun santai.

“Sekarang kain-kain kita sudah tampil sangat menarik. Modelnya semakin beragam dan bisa dipakai anak muda, remaja, hingga orang dewasa,” tambahnya.

Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah menilai pelaksanaan pendampingan dan pelatihan UMKM wastra menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendukung visi pembangunan daerah melalui penguatan sektor ekonomi kreatif dan UMKM. Program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk lokal hingga menembus pasar nasional dan internasional.