Selasa, 14 Juli 2026

Delapan Sertifikat KI Meluncur, Sigi Mantapkan Identitas Daerah

Sertifikat
Delapan Sertifikat KI Meluncur, Sigi Mantapkan Identitas Daerah. Foto : Kemenkum

SIGI, inLensa.id – Momentum Hari Ulang Tahun Kabupaten Sigi ke-18 Tahun 2026 menjadi panggung bersejarah bagi penguatan identitas dan potensi daerah. Di hadapan ribuan masyarakat yang memadati Taman Likuifaksi, Desa Lolu, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) menyerahkan delapan sertifikat Kekayaan Intelektual kepada Pemerintah Kabupaten Sigi sebagai bentuk pengakuan dan perlindungan terhadap kekayaan khas daerah.

Penyerahan sertifikat dilakukan langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, kepada Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, dalam rangkaian peringatan HUT Kabupaten Sigi ke-18 yang mengusung tema “Sigi Peduli, Sigi Berbagi, Sigi Maju, Pakaroso.” Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, dan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sigi Samuel Pongi, unsur Forkopimda, para kepala daerah se-Sulawesi Tengah, tokoh adat, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat.

Delapan sertifikat yang diserahkan terdiri dari:
– Sertifikat Indikasi Geografis : Kopi Arabika Dombu Sigi
– Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal :
– Tenun Sigi
– Kopi Robusta Lembantongoa Sigi
– Kopi Robusta Kulawi Sigi
– Bawang Garing Panggang Sigi
– Kakao Sigi
– Cokelat Batang Sigi
– Bubuk Kakao Sigi

Rakhmat Renaldy menyebut penyerahan sertifikat tersebut sebagai langkah besar dalam menjaga warisan daerah sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. “Delapan sertifikat ini bukan sekadar dokumen legal. Ini adalah pengakuan negara atas identitas, kerja keras petani, perajin, pelaku usaha, dan masyarakat Sigi,” tegasnya.

Kopi Arabika Dombu, yang memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis, memiliki karakteristik khas dari kondisi geografis Marawola Barat dengan ketinggian 800 hingga 1.600 meter di atas permukaan laut. Rakhmat menambahkan bahwa penguatan Kekayaan Intelektual Komunal merupakan strategi penting dalam meningkatkan daya saing daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Rakhmat juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sigi atas usia ke-18 daerah tersebut. Ia berharap Sigi semakin maju dan sejahtera, serta dapat mengatasi tantangan yang ada, termasuk musibah gempa bumi yang baru-baru ini terjadi.

Penyerahan delapan sertifikat tersebut menjadi simbol bahwa Kabupaten Sigi tidak hanya tumbuh sebagai daerah yang tangguh, tetapi juga semakin kuat dalam menjaga identitas, budaya, serta kekayaan alamnya untuk diwariskan kepada generasi mendatang.